<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<rss version="2.0" xml:base="http://id.saltanera.com" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel>
 <title>Saltanera - Indonesia - Proses Bisnis</title>
 <link>http://id.saltanera.com/taxonomy/term/2/0</link>
 <description></description>
 <language>id</language>
<item>
 <title>Manajemen Proses Bisnis: Mendorong Efisiensi dan Menumbuhkan Nilai Kompetitif</title>
 <link>http://id.saltanera.com/bahan/manajemen/manajemen-proses-bisnis-mendorong-efisiensi-dan-menumbuhkan-nilai-kompetitif</link>
 <description>    &lt;p&gt;Perkembangan pasar yang bergerak menjadi sangat kompetitif dan persaingan 
      bisnis yang semakin kompleks dan ketat telah menghadirkan tantangan baru 
      bagi perusahaan. Kecepatan menjadi masalah yang patut diperhatikan yaitu 
      bagaimana cara perusahaan atau organisasi untuk mendapatkan dan mengevaluasi 
      informasi dengan segera, dan untuk kemudian menggunakan informasi tersebut 
      untuk merespon setiap kejadian dan masalah secara cepat dan tepat pula. 
      Karena itu kecepatan menjadi faktor penting dalam menumbuhkan nilai kompetitif 
      suatu perusahaan atau organisasi.&lt;/p&gt;
    &lt;p&gt;Masalah yang sering kali terjadi adalah perusahaan gagal atau terlambat 
      dalam merespon tantangan bisnis yang muncul secara tidak terduga. Sebagai 
      contoh: banyak perusahaan sangat lambat dalam mendeteksi adanya peluang-peluang 
      bisnis baru serta dalam mendeteksi pergerakan yang dilakukan oleh kompetitor; 
      lebih jauh lagi adalah perusahaan kadang cenderung mempunyai sifat reaktif 
      dan tidak dapat mendeteksi masalah secara dini, dimana ini merupakan hal 
      yang sangat kontraproduktif bagi perusahaan dalam menghadapi perkembangan 
      bisnis di masa seperti sekarang ini.&lt;/p&gt;
    &lt;p&gt;Untuk mengatasi masalah tersebut, para pemimpin perusahaan sangat membutuhkan 
      suatu solusi yang dapat membantu mereka untuk melihat gambaran bisnis mereka 
      secara menyeluruh (komprehensif) dan real-time, dalam arti apa yang mereka 
      lihat saat itu di laporan adalah benar-benar menggambarkan kondisi perusahaan 
      sebenarnya saat itu juga, bukan 1 minggu yang lalu, 1 hari yang lalu, atau 
      bahkan 1 jam yang lalu. Untuk itu peranan teknologi di sini menjadi sangat 
      vital. Perusahaan dapat mengandalkan teknologi yang tepat untuk membantu 
      mereka dalam meningkatkan efisiensi, mempertajam daya respons, dan pada 
      akhirnya adalah mampu menghasilkan nilai kompetitif bagi perusahaan.&lt;/p&gt;
    &lt;p&gt;Pada beberapa tahun terakhir telah banyak perusahaan yang memanfaatkan 
      solusi dengan teknologi informasi (TI) untuk mengoptimasi proses bisnis 
      yang dimilikinya, tapi kadang solusi yang mereka kembangkan masih setengah-setengah. 
      Mereka membangun solusi TI tersebut dalam beberapa sistem yang terpisah, 
      bukan dalam satu kesatuan. Sistem yang dibangun biasanya terbagi berdasarkan 
      unit kerja, atau berdasarkan proses bisnis yang ada. Hal ini tentunya dapat 
      menimbulkan beberapa masalah ketika suatu saat terdapat proses bisnis yang 
      membutuhkan adanya kolaborasi ataupun pertukaran informasi antar unit kerja 
      atau antar proses bisnis untuk menyelesaikan rangkaian prosesnya tersebut, 
      yang tentunya hal ini tidak akan dapat ditangani dengan solusi TI model 
      seperti ini. Solusi TI seperti ini sebenarnya sudah tidak relevan lagi untuk 
      digunakan pada dunia bisnis yang sangat dinamis seperti saat ini.&lt;/p&gt;
    &lt;p&gt;Teknologi Manajemen Proses Bisnis atau Business Process Management (BPM) 
      adalah jawaban yang benar-benar ditunggu dan dibutuhkan kalangan bisnis 
      untuk membantu bisnis mereka dalam menghadapi tantangan dan kompetisi seperti 
      sekarang ini. BPM adalah solusi TI dengan pendekatan baru yang ampuh digunakan 
      untuk membantu meningkatkan efisiensi dan menumbuhkan nilai kompetitif suatu 
      bisnis. BPM dirancang untuk mengintegrasikan antara karyawan dan sistem 
      informasi melalui proses-proses yang telah terotomatisasi dan bersifat sangat 
      fleksibel. BPM juga merupakan solusi yang tepat untuk meningkatkan daya 
      respon perusahaan secara signifikan untuk menyesuaikan keinginan pelanggannya 
      pada setiap produk atau layanan yang dihasilkan, dengan cara memberikan 
      akses informasi secara real-time yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi 
      masalah, serta pengambilan tindakan untuk merespon masalah yang terjadi 
      secara lebih cepat dan tepat.&lt;/p&gt;


    &lt;h3&gt;Definisi BPM&lt;/h3&gt;
    &lt;p&gt;Apa itu BPM? Lalu mengapa BPM menjadi elemen yang sangat penting bagi kesuksesan 
      sebuah perusahaan? Sebelumnya, kita akan coba kupas terlebih dahulu mengenai 
      proses bisnis pada perusahaan. Proses bisnis merupakan inti dari seluruh 
      aktivitas pada suatu perusahaan atau organisasi. Untuk mencapai tujuan perusahaan, 
      proses bisnislah yang akan memberdayakan seluruh sumber daya yang ada pada 
      perusahaan. Tapi yang perlu diketahui adalah bahwa setiap bisnis memiliki 
      proses masing-masing yang unik, sesuai dengan karakteristik dari perusahaan 
      dan bidang usahanya, seperti proses pembuatan produk ataupun layanan baru, 
      pengadaan supply, menjawab pertanyaan pelanggan, ataupun rekruitasi karyawan 
      baru, yang tentunya memiliki perbedaan karekteristik tersendiri untuk setiap 
      perusahaan.&lt;/p&gt;
    &lt;p&gt;Manajemen Proses Bisnis yang efektif dan efisien dapat menghasilkan nilai-nilai 
      kompetitif bagi perusahaan. Proses bisnis yang dikelola dengan baik akan 
      mampu menumbuhkan peluang. Namun perusahaan terkadang kurang memahami dan 
      tidak mampu mengontrol proses bisnis yang dimilikinya. Pihak manajemen mungkin 
      telah berhasil membuat prosedur yang ideal untuk menjalankan proses bisnisnya, 
      tapi pada kenyataannya, implementasi di lapangan dapat sangat berbeda dari 
      apa yang telah dirancang sebelumnya. Pada pelaksanaan suatu proses bisnis 
      kadang terjadi redundansi, ketidakefisienan, stagnasi, dan berbagi kesalahan-kesalahan 
      lainnya yang tidak dapat diantisipasi sebelumnya. Bisnis yang tidak tangkas 
      dalam mengontrol proses bisnis yang dimilikinya cenderung akan menghalangi 
      usaha perusahaan dalam mencapai sasaran yang diinginkan.&lt;/p&gt;
    &lt;p&gt;Manajemen Proses Bisnis (BPM) adalah sebuah pendekatan untuk meningkatkan 
      efektivitas dan efisiensi melalui pembangunan otomatisasi proses dan ketangkasan 
      untuk mengelola perubahan. BPM membantu perusahaan dalam mengawasi dan mengontrol 
      seluruh elemen pada proses bisnis, seperti karyawan, pelanggan, pemasok, 
      dan workflow. BPM meningkatkan kualitas proses bisnis melalui penyediaan 
      mekanisme feedback yang lebih baik. Review yang berkesinambungan dan real-time 
      akan membantu perusahaan dalam mengidentifikasi masalah dan kemudian mengatasinya 
      secara lebih cepat sebelum masalah tersebut berkembang menjadi lebih besar.&lt;/p&gt;
    &lt;p&gt;Setiap solusi Manajemen Proses Bisnis (BPM) memiliki empat komponen utama:&lt;/p&gt;
    &lt;ul&gt;
      &lt;li&gt;&lt;strong&gt;Pemodelan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
        Pengguna dapat mendefinisikan dan mendesain struktur dari setiap proses 
        bisnis secara grafis. Manajer Proses dapat mendesain sebuah proses beserta 
        seluruh elemen, aturan, sub-proses, parallel proses, penanganan exception, 
        penangan error, dan workflow dengan mudah tanpa perlu memiliki kemampuan 
        programming khusus dan tanpa membutuhkan bantuan dari staf IT.&lt;/li&gt;
      &lt;li&gt;&lt;strong&gt;Pengintegrasian&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
        BPM dapat menghubungkan setiap elemen dalam proses sehingga elemen-elemen 
        tersebut dapat saling berkolaborasi dan bertukar informasi untuk menyelesaikan 
        tujuannya. Pada level aplikasi, hal ini bisa diartikan sebagai penggunaan 
        Application Programming Interface (API) dan messaging. Bagi pengguna, 
        hal ini berarti tersedianya sebuah workspace pada komputernya ataupun 
        perangkat wireless-nya untuk mengerjakan tugas sesuai dengan perannya 
        pada suatu proses bisnis.&lt;/li&gt;
      &lt;li&gt;&lt;strong&gt;Pengawasan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
        Pengguna dapat mengawasi dan mengontrol performansi dari proses bisnis 
        yang sedang berjalan dan performansi dari setiap personil yang terlibat 
        dalam proses bisnis tersebut. Pengguna juga dapat memperoleh informasi 
        mengenai proses yang tengah berjalan, maupun yang telah selesai, beserta 
        data-data yang ada di dalamnya.&lt;/li&gt;
      &lt;li&gt;&lt;strong&gt;Optimalisasi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
        Pengguna dapat menganalisa dan memonitor suatu proses bisnis, melihat 
        ketidakefisienan, dan juga memungkinkan pengguna untuk mengambil tindakan 
        dengan cepat dan merubah proses tersebut untuk meningkatkan efisiensinya.&lt;/li&gt;
    &lt;/ul&gt;


    &lt;h3&gt;Kelebihan BPM&lt;/h3&gt;
    &lt;p&gt;Apa sebenarnya yang akan diperoleh perusahaan yang memanfaatkan solusi 
      BPM dalam mengelola dan mengoptimisasi proses bisnis yang dimilikinya? Keuntungan 
      dari pemanfaatan solusi Manajemen Proses Bisnis (BPM) antara lain:&lt;/p&gt;
    &lt;ul&gt;
      &lt;li&gt;Solusi BPM akan memfasilitasi perusahaan dalam memodelkan proses bisnis 
        yang dimiliki, mengotomatisasi jalannya proses bisnis tersebut, memonitor 
        jalannya proses, serta memberikan cara yang mudah dan cepat ketika perusahaan 
        akan melakukan perubahaan proses bisnis untuk meningkatkan performansinya.&lt;/li&gt;
      &lt;li&gt;Software BPM membantu perusahaan untuk mengotomatisasi tugas-tugas yang 
        selama ini masih dilakukan secara manual. Solusi BPM dapat mengotomatisasi 
        proses persetujuan serta penolakan, notifikasi dan laporan status.&lt;/li&gt;
      &lt;li&gt;Dengan BPM, integrasi antar proses bisnis dapat dilakukan dengan mudah 
        dan cepat.&lt;/li&gt;
      &lt;li&gt;BPM membantu perusahaan dalam membuat exception handling dan proses 
        alternatif yang sangat dibutuhkan untuk menanggulangi masalah pada bisnis 
        yang bersifat sangat dinamis seperti sekarang ini.&lt;/li&gt;
      &lt;li&gt;BPM dapat meningkatkan daya respon bisnis melalui kemampuan untuk mendapatkan 
        informasi dengan cepat dan real-time.&lt;/li&gt;
      &lt;li&gt;BPM mengurangi waktu yang dibutuhkan pada pelaksanaan suatu proses bisnis.&lt;/li&gt;
      &lt;li&gt;BPM meningkatkan produktivitas setiap karyawan.&lt;/li&gt;
      &lt;li&gt;Umumnya proses bisnis tentunya membutuhkan banyak orang dan sumber daya. 
        Sebuah solusi BPM yang baik dapat mengurangi jumlah sumber daya yang dibutuhkan 
        pada sebuah proses.&lt;/li&gt;
    &lt;/ul&gt;




    &lt;h3&gt;Kesimpulan&lt;/h3&gt;
    &lt;p&gt;Banyak perusahaan memanfaatkan teknologi informasi untuk mengoptimisasi 
      proses bisnis yang dimilikinya, tapi mereka kadang masih membangun solusi 
      dengan sistem yang tidak terintegrasi. Sistem tersebut terpisah berdasarkan 
      unit kerja maupun berdasarkan proses bisnis. Hal ini akan menjadi halangan 
      ketika suatu proses membutuhkan kolaborasi dengan proses lain untuk dapat 
      menyelesaikan jalannya proses tersebut. Manajemen Proses Bisnis (BPM) adalah 
      solusi yang dibutuhkan oleh perusahaan untuk mengelola proses bisnis yang 
      mereka miliki Dengan BPM perusahaan dapat dengan mudah memodelkan dan mengubah 
      proses bisnis sesuai kebutuhan agar dapat dioptimisasi, yang pada akhirnya 
      akan mengurangi ongkos produksi, meningkatkan efisiensi karyawan, meningkatkan 
      kepuasan pelanggan, memperbaiki hubungan dengan partner bisnis, dan pada 
      akhirnya adalah meningkatkan keuntungan perusahaan.&lt;/p&gt;

&lt;a href=&quot;http://id.saltanera.com/disknode/get/224/Manajemen%2520Proses%2520Bisnis%2520-%2520Mendorong%2520Efisiensi%2520dan%2520Menumbuhkan%2520Nilai%2520Kompetitif.pdf?download&quot;&gt;Download artikel ini&lt;/a&gt; dalam format PDF.

    &lt;hr /&gt;
    &lt;p&gt;Jika perusahaan Anda membutuhkan solusi otomatisasi Manajemen Proses Bisnis 
      (Business Process Management), Anda dapat menghubungi Saltanera untuk melihat 
      demo dari &lt;a href=&quot;/software/dynamicflow&quot; title=&quot;Software Manajemen Proses Bisnis&quot;&gt;Saltanera 
      DynamicFlow&amp;#8482;&lt;/a&gt;. DynamicFlow adalah sebuah sistem software yang dapat 
      membantu pengelolaan proses bisnis pada perusahaan Anda.&lt;/p&gt;
&lt;br class=&quot;clear&quot; /&gt;</description>
 <category domain="http://id.saltanera.com/taxonomy/term/2">Proses Bisnis</category>
 <pubDate>Sun, 04 Jun 2006 23:53:48 -0700</pubDate>
 <dc:creator>admin</dc:creator>
 <guid isPermaLink="false">39 at http://id.saltanera.com</guid>
</item>
<item>
 <title>Bisnis Saat Ini: Perubahan dan Kebutuhan Kemampuan Beradaptasi</title>
 <link>http://id.saltanera.com/bahan/manajemen/bisnis-saat-ini-perubahan-dan-kebutuhan-kemampuan-beradaptasi</link>
 <description>    &lt;p&gt;Kondisi dunia bisnis saat ini telah berkembang menjadi semakin kompleks, 
      semakin kompetitif, bergerak dengan cepat serta semakin sulit untuk diprediksi. 
      Agar dapat bersaing dan sukses, perusahaan perlu memadukan bisnis dan sumber 
      daya IT yang dimiliki agar dapat secara fleksibel mengakomodasi adanya perubahan 
      untuk kemudian dilakukan adaptasi terhadap perubahan tersebut secara cepat 
      dan tepat.&lt;/p&gt;
    &lt;p&gt;Berbagai tantangan bisnis yang ada menuntut perusahaan untuk memiliki kemampuan 
      respons yang cepat dan fleksibel terhadap setiap peluang, ancaman dari luar, 
      tuntutan pelanggan, langkah-langkah kompetitor, maupun perubahan regulasi. 
      Untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan adanya mekanisme untuk dapat memberikan 
      informasi yang tepat pada saat yang tepat dan diberikan kepada orang yang 
      tepat pula sehingga pada akhirnya dapat membantu pengambilan keputusan bisnis 
      yang lebih baik dengan lebih cepat. Untuk dapat menghasilkan informasi tersebut 
      diperlukan dukungan infrastruktur perusahaan yang terintegrasi, yang mampu 
      memanfaatkan sumber daya IT yang telah ada yang juga dapat dengan mudah 
      ditambahkan fitur dan fungsionalitas baru. Infrastruktur tersebut haruslah 
      fleksibel dan tangkas agar dapat menyesuaikan diri terhadap perubahan yang 
      terjadi baik pada sisi bisnis maupun IT. Saat ini, bisnis haruslah memiliki 
      kemampuan adaptif dan responsif agar tepat dapat bersaing.&lt;/p&gt;
    &lt;p&gt;Agar dapat bersaing, perusahaan harus dapat melakukan respons terhadap 
      perubahan secara cepat dan efisien, dimana masing-masing bidang bisnis memiliki 
      perspektif yang berbeda-beda:&lt;/p&gt;
    &lt;ul&gt;
      &lt;li&gt;Perusahaan retail membutuhkan supply chain yang real-time, inventory 
        yang seminimal mungkin, tingkat pemenuhan pesanan yang lebih tinggi, persediaan 
        barang yang berputar lebih cepat, serta peningkatan penjualan.&lt;/li&gt;
      &lt;li&gt;Sektor pelayanan keuangan, memerlukan konsolidasi sistem informasi yang 
        dimilikinya agar dapat menyediakan dan memberikan layanan yang bersifat 
        real-time terhadap cash flow, sehingga pelanggan dapat memanfaatkannya 
        untuk melihat peluang investasi serta dapat menghindari shortfall yang 
        tidak terlihat, dan meningkatkan self-service.&lt;/li&gt;
      &lt;li&gt;Perusahaan penyedia layanan komunikasi membutuhkan mekanisme agar dapat 
        menyediakan banyak layanan yang baru, bersifat personal, dan kaya akan 
        content agar mampu meningkatkan kepuasan pelanggan serta membangun loyalitas 
        pelanggan.&lt;/li&gt;
    &lt;/ul&gt;
    &lt;h3&gt;Bagaimana untuk mencapainya: BPM&lt;/h3&gt;
    &lt;p&gt;Pertanyaannya adalah seberapa cepatkah perusahaan Anda dapat mengindentifikasi 
      dan merespon setiap perubahan, dan menjadikannya sebagai sebuah peluang? 
      Untuk menjawab pertanyaan tersebut, perusahaan perlu melakukan integrasi 
      dan sinkronisasi antara bisnis dan sumber daya IT yang ada agar mampu menghadapi 
      perubahan yang terjadi. Dengan pemilihan teknologi yang tepat, IT dapat 
      mendukung bisnis dalam menghadapi perubahan. IT akan membantu perusahaan 
      dalam meningkatkan performansi, meningkatkan kemampuan, meningkatkan pendapatan, 
      mengurangi biaya operasional, serta menjamin keamanan dan kelangsungan bisnis. 
      Perusahaan membutuhkan suatu teknologi yang dapat membantu mereka agar menjadi 
      lebih adaptif dan tangkas. Jawaban terhadap masalah ini adalah Business 
      Process Management (BPM) atau manajemen proses bisnis. BPM adalah suatu 
      teknologi yang mampu mengintegrasikan dan mengoptimalisasi fleksibilitas 
      dari proses bisnis.&lt;/p&gt;
    &lt;p&gt;Menurut Janelle Hill, analis dari Gartner, BPM telah dipandang sebagai 
      cara yang tepat untuk meningkatkan performansi perusahaan dengan cara membuat 
      proses-proses kunci berjalan dengan lebih baik. Hal ini termasuk:&lt;/p&gt;
    &lt;ul&gt;
      &lt;li&gt;Memodelkan ketergantungan antar pekerja, sistem, dan informasi&lt;/li&gt;
      &lt;li&gt;Mengintegrasi dan mengotomatisasi proses-proses yang saling terkait 
        untuk keperluan optimalisasi&lt;/li&gt;
      &lt;li&gt;Menkoordinasikan dan mengelola end-to-end, proses-proses yang cross-functional, 
        dan bukan merupakan aplikasi yang bersifat tertutup&lt;/li&gt;
      &lt;li&gt;Melakukan perubahan struktur organisasi untuk membantu perkembangan 
        perilaku baru&lt;/li&gt;
    &lt;/ul&gt;
    &lt;p&gt;Dari berbagai macam hasil studi diketahui bahwa Manajemen Proses Bisnis 
      (BPM) dapat menurunkan biaya yang diperlukan dalam bisnis. BPM dapat memotong 
      biaya antara 7% hingga 8% dan menghemat biaya yang dikeluarkan pada bisnis-bisnis 
      di Amerika sebesar 117 milyar dollar per tahunnya, hanya dari biaya inventory 
      saja, sebagaimana yang diungkapkan oleh The Yankee Group. BPM merupakan 
      kunci sukses darij perusahaan-perusahaan raksasa seperti Wal-Mart dan Dell. 
      Mereka menggunakan teknologi BPM untuk mendukung dan meningkatkan operasional 
      mereka sehari-sehari. Teknologi BPM dapat membantu perusahaan berkembang 
      menjadi lebih fleksibel dalam menghadapi dunia yang selalu berubah dengan 
      cepat ini, serta membantu untuk menjadikannya menjadi sebuah perusahaan 
      yang adaptif. Kunci dari perusahaan yang adaptif adalah manajemen yang efektif 
      pada kolaborasi proses bisnisnya. Para pakar sepakat bahwa sebuah sistem 
      BPM haruslah memiliki 4 komponen utama, yaitu:&lt;/p&gt;
    &lt;ul&gt;
      &lt;li&gt;&lt;strong&gt;Pemodelan&lt;/strong&gt;, secara grafis mendefinisikan atau mendesain 
        struktur dari setiap proses bisnis&lt;/li&gt;
      &lt;li&gt;&lt;strong&gt;Pengintegrasian&lt;/strong&gt;, menghubungkan seluruh elemen pada 
        proses sehingga user dapat saling bertukar informasi dalam rangka mencapai 
        tujuannya&lt;/li&gt;
      &lt;li&gt;&lt;strong&gt;Pengawasan&lt;/strong&gt;, pengontrolan performansi dari proses yang 
        tengah berjalan dan performansi dari personil yang terlibat dalam proses 
        tersebut&lt;/li&gt;
      &lt;li&gt;&lt;strong&gt;Optimalisasi&lt;/strong&gt;, menganalisa dan memonitor proses bisnis, 
        untuk mencari ketidakefisienan, agar user dapat mengambil tindakan dengan 
        cepat serta disertai kemampuan untuk merubah proses tersebut dalam rangkat 
        peningkatan efektivitas dan efisiensi proses bisnis.&lt;/li&gt;
    &lt;/ul&gt;
    &lt;p&gt;Dengan melakukan implementasi BPM, perusahaan bisa mendapatkan gambaran 
      yang menyeluruh tentang dirinya secara ebih mudah dan cepat. Kemudahan pengaksesan 
      informasi-informasi yang relevan terhadap jalannya bisnis akan memberikan 
      perusahaan pandangan yang dibutuhkan untuk merespon peluang, ancaman, dan 
      perubahan secara cepat dan efektif. Implementasi yang sukses dari BPM akan 
      membantu perusahaan dalam mengoptimalisasi seluruh sumber daya yang dimilikinya, 
      termasuk karyawan, proses, aset dan teknologi, serta memberikan perusahaan 
      keuntungan kompetitif yang signifikan.&lt;/p&gt;
    &lt;h3&gt;Kesimpulan&lt;/h3&gt;
    &lt;p&gt;Dalam dunia yang berubah dengan cepat ini, dunia bisnis berkembang menjadi 
      lebih kompleks, lebih kompetitif, bergerak dengan cepat dan semakin sulit 
      diprediksi. Agar tetap dapat bersaing dan sukses, perusahaan harus memiliki 
      kemampuan adaptif dan tangkas, yaitu dapat mengakomodasi setiap perubahan 
      dan beradaptasi terhadap perubahan tersebut dengan cepat dan tepat. Karena 
      itu dunia bisnis memerlukan suatu teknologi yang dapat membantu mereka dalam 
      menghadapi tantangan bisnis yang ada saat ini, dan BPM adalah solusinya. 
      BPM adalah suatu teknologi yang akan mengintegrasikan dan mengoptimalisasi 
      fleksibilitas dari proses bisnis di perusahaan. Dengan melakukan implementasi 
      BPM, perusahaan bisa mendapatkan gambaran yang menyeluruh tentang dirinya 
      dengan lebih mudah dan cepat. Implementasi yang sukses dari BPM akan membantu 
      perusahaan dalam mengoptimalisasi seluruh sumber daya yang dimilikinya, 
      termasuk karyawan, proses, aset dan teknologi, serta memberikan perusahaan 
      keuntungan kompetitif yang signifikan.&lt;/p&gt;

&lt;a href=&quot;http://id.saltanera.com/disknode/get/226/Bisnis%2520Saat%2520Ini%2520-%2520Perubahan%2520dan%2520Kebutuhan%2520Kemampuan%2520Beradaptasi.pdf?download&quot;&gt;Download artikel ini&lt;/a&gt; dalam format PDF.

    &lt;hr /&gt;
    &lt;p&gt;Jika perusahaan Anda membutuhkan solusi otomatisasi Manajemen Proses Bisnis 
      (Business Process Management), Anda dapat menghubungi Saltanera untuk melihat 
      demo dari &lt;a href=&quot;/software/dynamicflow&quot; title=&quot;Software Manajemen Proses Bisnis&quot;&gt;Saltanera 
      DynamicFlow&amp;#8482;&lt;/a&gt;. DynamicFlow adalah sebuah sistem software yang dapat 
      membantu pengelolaan proses bisnis pada perusahaan Anda.&lt;/p&gt;
&lt;br class=&quot;clear&quot; /&gt;</description>
 <category domain="http://id.saltanera.com/taxonomy/term/2">Proses Bisnis</category>
 <pubDate>Sun, 04 Jun 2006 23:47:42 -0700</pubDate>
 <dc:creator>admin</dc:creator>
 <guid isPermaLink="false">37 at http://id.saltanera.com</guid>
</item>
<item>
 <title>Manajemen Siklus Hidup Proses Bisnis (Business Process Lifecycle Management)</title>
 <link>http://id.saltanera.com/bahan/manajemen/manajemen-siklus-hidup-proses-bisnis-business-process-lifecycle-management</link>
 <description>    &lt;p&gt;Dunia bisnis saat ini menuntut setiap perusahaan untuk lebih fleksibel, 
      lebih inovatif, dan lebih profesional. Seperti kita ketahui bersama bahwa 
      setiap bisnis pasti &quot;diatur&quot; dan &quot;dioperasikan&quot; oleh suatu himpunan proses 
      bisnis. Hal inilah yang menyebabkan tingkat kesuksesan suatu bisnis akan 
      sangat dipengaruhi dari seberapa baiknya manajemen siklus hidup (&lt;em&gt;lifecycle&lt;/em&gt;) 
      dari proses-proses yang ada di perusahaan tersebut. Perusahaan yang mampu 
      menciptakan, mengontrol, merubah, dan memperbaiki setiap proses bisnisnya 
      dengan mudah dan fleksibel akan mempunyai kemampuan untuk tetap berada di 
      barisan terdepan dalam persaingan.&lt;/p&gt;
    &lt;p&gt;Saat ini tentunya cukup banyak perusahaan yang dalam pengoperasian proses 
      bisnis sehari-harinya masih dilakukan secara manual tanpa otomasi sama sekali. 
      Sementara sebagian lainnya telah terotomasi secara parsial, dimana bagian 
      IT masih memiliki kendali penuh terhadap proses-proses yang diotomasi tersebut. 
      Dengan kondisi seperti ini tentunya sangat tidak menguntungkan bagi keberadaan 
      perusahaan dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat seperti sekarang 
      ini.&lt;/p&gt;
    &lt;p&gt;Dengan sistem &lt;em&gt;Business Process Management&lt;/em&gt; (BPM) maka diharapkan 
      akan menjawab masalah-masalah di atas. Dengan sistem BPM, maka otomasi suatu 
      proses bisnis akan dapat dilakukan secara cepat. Selain itu, kendali terhadap 
      proses yang terotomasi yang selama ini masih dipegang oleh bagian IT, akan 
      menjadi milik dari pihak manajemen sepenuhnya, pihak yang memang lebih tepat 
      untuk hal tersebut. Sebuah solusi sistem BPM yang lengkap akan men-support 
      seluruh fase dari &lt;em&gt;Process Lifecycle&lt;/em&gt; yaitu mulai dari Definisi Proses, 
      Eksekusi &amp; Kontrol Proses, hingga Monitoring dan Perbaikan Proses. &lt;em&gt;Process 
      Lifecycle&lt;/em&gt; ini berbentuk suatu &lt;em&gt;loop&lt;/em&gt; tertutup dimana setelah 
      fase terakhir, proses akan selalu dapat berulang ke fase pertama kembali. 
      Dukungan terhadap &lt;em&gt;full process lifecycle&lt;/em&gt; seperti ini tentunya akan 
      sangat membantu perusahaan dalam usaha dalam peningkatan kualitas proses 
      bisnisnya yang berkesinambungan.&lt;/p&gt;
    &lt;p&gt;Business Process Lifecyle terdiri dari langkah-langkah sebagai berikut:&lt;/p&gt;
    &lt;ol&gt;
      &lt;li&gt;&lt;strong&gt;Definisi Proses&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;
        Pada fase ini pemilik proses akan merancang, menganalisa dan mendefinisikan 
        proses bisnis yang akan diotomasi yang dimulai dari alur aktifitas, alur 
        informasi, aturan dan kebijakan bisnis, sumber daya yang dibutuhkan, hingga 
        perhitungan performansinya (&lt;em&gt;Key Performance Indicators&lt;/em&gt; / KPI) 
        seperti lamanya waktu proses, biaya seluruh aktifitas, dsb. Pada beberapa 
        software solusi BPM, tahap ini dapat dilakukan dengan cara memodelkan 
        dan menggambarkan prosesnya secara grafis visual, seperti layaknya Microsoft 
        Visio. &lt;br /&gt;
        &lt;br /&gt;
        Setelah dimodelkan, kita bahkan dapat melakukan simulasi jalannya proses 
        untuk mengidentifikasi &lt;em&gt;critical path&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;bottleneck&lt;/em&gt; 
        yang mungkin terjadi. Pada simulasi tersebut, kita juga dapat mendefinisikan 
        semacam &lt;em&gt;Service Level Agreements&lt;/em&gt; (SLA) untuk menguji performansi 
        rancangan proses tersebut. Diharapkan dengan adanya software untuk simulasi 
        rancangan proses, pemilik proses dapat memperoleh masukan sebelum proses 
        benar-benar diimplementasi dengan membuat proses yang benar-benar optimal 
        dan memiliki performansi yang cukup tinggi. &lt;br /&gt;
        &lt;br /&gt;
      &lt;/li&gt;
      &lt;li&gt;&lt;strong&gt;Eksekusi &amp;amp; Kontrol Proses&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;
        Hasil dari pemodelan dan perancangan proses yang dilakukan oleh manajer 
        proses kemudian dioper ke bagian IT untuk dilakukan otomasi. Setelah dilakukan 
        implementasi, maka pada fase inilah karyawan dan pihak-pihak terkait akan 
        menjalankan proses sesuai dengan aturan yang telah didefinisikan sebelumnya, 
        dan supervisor dan manajer proses bertugas untuk mengontrol jalannya proses 
        tersebut. Tindakan perbaikan diperlukan pada fase ini ketika terjadi hal-hal 
        yang tidak sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan, seperti adanya 
        keterlambatan waktu proses, terjadinya &lt;em&gt;exception&lt;/em&gt;, sumber daya 
        tidak tersedia, dan sebagainya. &lt;br /&gt;
        &lt;br /&gt;
      &lt;/li&gt;
      &lt;li&gt;&lt;strong&gt;Monitoring &amp;amp; Perbaikan Proses&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;
        Proses bisnis yang telah diimplementasi dimonitor terus performansinya 
        melalui perhitungan &lt;em&gt;Key Performance Indicators&lt;/em&gt; (KPI) dan ukuran-ukuran 
        lain yang telah ditentukan sebelumnya. Monitoring dilakukan dengan menggunakan 
        data-data dalam bentuk &lt;em&gt;real-time&lt;/em&gt;, sehingga akan sesuai dengan 
        keadaan riil di lapangan. Dari hasil monitoring tersebut maka pihak manajemen 
        dapat melihat dan menganalisa apakah perlu diadakan perbaikan terhadap 
        suatu proses bisnis atau tidak. &lt;/li&gt;
    &lt;/ol&gt;
    &lt;h3&gt;Kesimpulan&lt;/h3&gt;
    &lt;p&gt;Manajemen siklus hidup (&lt;em&gt;lifecycle&lt;/em&gt;) dari proses bisnis sangat berpengaruh 
      terhadap tingkat fleksibilitas dari suatu perusahaan yang sangat dibutuhkan 
      di dunia bisnis seperti sekarang ini. Dengan dukungan dari Sistem BPM (&lt;em&gt;Business 
      Process Management&lt;/em&gt;) yang men-support &lt;em&gt;full process lifecycle&lt;/em&gt; 
      dan bersifat &lt;em&gt;loop&lt;/em&gt; tertutup maka pembangunan suatu sistem proses 
      bisnis yang efektif dan efisien, yang memiliki daya respon yang cukup cepat 
      terharap perubahan kondisi bisnis akan dapat terwujud.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;
&lt;a href=&quot;http://id.saltanera.com/disknode/get/223/Manajemen%2520Siklus%2520Hidup%2520Proses%2520Bisnis%2520-%2520Business%2520Process%2520Lifecycle%2520Management.pdf?download&quot;&gt;Download artikel ini&lt;/a&gt; dalam format PDF.
&lt;/p&gt;
    &lt;hr /&gt;
    &lt;p&gt;Jika perusahaan Anda membutuhkan solusi Manajemen Siklus Proses Bisnis 
      (Business Process Lifecycle Management), Anda dapat menghubungi Saltanera 
      untuk melihat demo dari &lt;a href=&quot;/software/dynamicflow&quot; title=&quot;Software Manajemen Proses Bisnis&quot;&gt;Saltanera 
      DynamicFlow&amp;#8482;&lt;/a&gt;. DynamicFlow adalah sebuah sistem software yang dapat 
      membantu pengelolaan proses bisnis pada perusahaan Anda.&lt;/p&gt;
&lt;br class=&quot;clear&quot; /&gt;</description>
 <category domain="http://id.saltanera.com/taxonomy/term/2">Proses Bisnis</category>
 <pubDate>Sun, 04 Jun 2006 23:43:03 -0700</pubDate>
 <dc:creator>admin</dc:creator>
 <guid isPermaLink="false">36 at http://id.saltanera.com</guid>
</item>
</channel>
</rss>
